Sore ini agak aneh.
Sebenarnya aman-aman saja seharian karena aku lagi rapiin project management aku untuk satu bulan ini. Serunya, lagi tokcer banget, lho!
Seharian ini berasa enteng banget.
Sampai di sore hari setelah aku ambil wudhu buat Sholat Ashar jam 4 sore tadi.
Tiba-tiba aku seperti terkena panic dan anxiety attack.
Badan meriang, kepala nyut-nyutan dan perut seperti diserang tawon daripada kupu-kupu.
Aku mendadak mual dan sediiiiiiiih sekali di bagian dada. Ada rasa deg-degan yang tidak nyaman.
Setelah aku review kenapa...
Aku pun tidak tahu. Tapi, aku sempat posting ini di Threads.
Aku sih tidak merasa sedih ya. Tapi lumayan tertegun karena bingung mengisi quiz ini. Awalnya kan kuis buat ngisi seberapa jauh pengetahuanmu tentang fundamental AI. Cuman ternyata survey pertanyaan 1 itu. Aku mau nanya di grup udah males. Kalau yatim gimana ngisi angkanya. Aneh beut, dah! Dan aku sewaktu ngisi ini gak apa-apa, santai saja.
Aku coba tela'ah apakah karena makanan dan minumanku hari ini?
Coba aku presensi: pagi kuah kikil sapi, ek kopi susu latte low sugar 2 gelas habis sebelum pukul 2 siang, donat kentang dengan topping glaze coconut milky (less sugar karena bikin sendiri). Dehidrasi juga tidak.
Padahal aku lagi santai dan bersyukur banget lho sebelum kondisi ini menyerang. Akhirnya aku sensitif dan merasa terganggu dengan suara-suara apapun. Dan sampai menjelang maghrib ini, aku masih diliputi kesedihan yang entah dari mana. Ini reaksinya intense banget dan aku menahan nangis, perut kram, dan sakit di dada. Bahkan aku sampai melantunkan dzikir sore pun masih ada.
Aaah, akhirnya aku ingat bahwa psikologku mengirim jurnal kosong dengan beberapa prompt. Baiklah, agar aku tidak lupa lebih baik aku tulis di sini. Blog adalah memori kesedihan yang tepat. Asyeeek!
Entah apa ini namanya. Apa trauma response? Atau kesedihan yang delay? Atau ada orang-orang yang sedih membaca utasku? Cuma 20an orang. Aku HSP ya (menurutku). Kayaknya aku merasakan energi kesedihan orang-orang yang membaca utasku. Cenanyang mode on.
Baik, pembaca budiman dan budiwoman, mungkin dengan ngetik di sini selain lupa, aku bisa regulasi emosi tak nampak tak bernama ini. Kalau kamu pernah mengalami hal yang sama, komen dong! Ini apa ya?
Selamat petang dan berbahagialah selalu dunia dan akhirat!